Kawasan karst, Desa Leuwikaret, Klappanunggal, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, memiliki goa-goa yang dapat dikunjungi oleh wisatawan khususnya bagi para wisatawan yang ingin mencoba pengalaman baru yaitu menjelajahi goa.

Salah satunya adalah Goa Cikarae, jalur penelusurannya berbentuk horizontal dan memiliki interior yang luas sehingga aman bagi pemula.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kawasan karst memiliki arti daerah yang terdiri atas batuan kapur yang berpori sehingga air di permukaan tanah selalu merembes dan menghilang ke dalam tanah (permukaan tanah selalu gundul karena kurang vegetasi).

Biasanya Goa Cikarae digunakan untuk kegiatan penelitian dan pendidikan bagi komunitas pecinta alam. Dan sekarang, Goa Cikarae sendiri menjadi tempat wisata minat khusus bagi kebanyakan wisatawan lokal.

Artikel ini adalah cerita yang dapat memberikan informasi dan juga pengalaman bagi komunitas pencinta alam serta wisatawan yang akan berkunjung ke Goa Cikarae.

Sebagai penelusur pemula, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memasuki goa seperti:

  1. Perizinan untuk menelusur Goa Cikarae dan,
  2. Perlengkapan

Pada umumnya untuk memasuki kawasan alam diperlukan izin memasuki kawasan. Selain itu kegiatan seperti menelusuri goa ini memiliki risiko yang tinggi seperti terbentur ornament goa, basah, bahkan terpeleset.

Maka dari itu gunakan perlengkapan yang dianjurkan untuk dipersiapkan adalah seperti:

  1. Pakaian keselamatan kerja (wearpack)
  2. Sepatu bot (boot),
  3. Cahaya penerangan di kepala (headlamp),
  4. Baterai cadangan,
  5. Tas anti air,
  6. Handuk kecil,
  7. Obat-obatan pribadi,
  8. Tali pengaman (webbing), dan juga
  9. Air minum agar tidak mengalami dehidrasi.

Gambar: Perlengkapan dan Pakaian

Setelah perizinan dan perlengkapan sudah selesai, kegiatan menelusur Goa Cikarae sangat disarankan untuk menggunakan pemandu atau orang yang sudah berpengalaman.

Dan yang paling penting, saat menelusur goa, jagalah lingkungan goa dan ingat kode etik pecinta alam yaitu:

  • jangan meninggalkan apapun kecuali jejak (leave nothing but footprints),
  • jangan mengambil apapun kecuali foto (take nothing but pictures),
  • jangan membunuh apapun kecuali waktu (kill nothing but time).

Pahami kode etik tersebut, camkan di dalam kepala dan terapkan sepanjang masa waktu penelusuran.

Gambar : Pemandu Sedang Menjelaskan Keadaan Goa Cikarae

 

Gambar : Keindahan Interior Goa Cikarae

 

Goa Cikarae terbagi menjadi tiga zona, yakni (1) zona terang, (2) zona senja, dan (3) zona gelap abadi.

Zona terang adalah zona yang terbentang mulai dari mulut goa hingga batas zona senja. Sedangkan, zona senja adalah zona setelah penelusuran di area zona terang dimana di zona senja ini cahaya yang didapat adalah cahaya remang-remang yang akan semakin sinarnya berkurang jika kita semakin menelusur ke zona yang lebih dalam. Semakin kita menelusuri lebih dalam, kita akan mencapai zona gelap abadi, zona yang mengalami kegelapan total, tidak ada cahaya sedikitpun yang masuk ke dalam area zona gelap abadi ini selain daripada sumber cahaya yang kita punyai.

Gambar: Zona Gelap Abadi

 

Secara keseluruhan kegiatan menelusur gua itu sangat asyik dan menyenangkan, disamping untuk menambah pengalaman baru juga untuk mengetahui isi dalam perut gua yang sebenarnya.

Lalu, yang paling seru dan menegangkan adalah di arena zona gelap abadi. Karena, di zona gelap abadi goa cikarae ini, kita akan dibawa untuk menyerap keheningan dan mengalami keadaan suasana sangat gelap total untuk kita dapat mempercayakan diri kita kepada seluruh indera tubuh yang ada dimana indera utama penglihatan kita lumpuh.

Tentunya, ini bukan keadaan yang nyaman bagi setiap orang untuk berada di tempat asing dan gelap tanpa secercah cahaya. Dan seperti judul diatas “Goa Cikarae: Bukan Zona Nyaman, Tetapi Zona Gelap Abadi.

Tetapi, pengalaman yang berharga dan dapat dibawa sampai keluar gua adalah diri kita akan diajak untuk merasakan dan menelusuri zona ketenangan dan kenyamanan yang tersimpan rapi di dalam tubuh kita, dimana sebagian orang sangat jarang menemukan atau merasakan dalam penelusuran kehidupannya.

Tidak percaya? silahkan menelusuri zona gelap abadi di Goa Cikarae!

 

Ditulis oleh : Cahyo Agung Prastyo (Mahasiswa Tourism Destination/ Binusian 2101649983).

Edited by IK