DESA ADAT ENDE LOMBOK

Desa Ende merupakan salah satu desa wisata tradisional yang terletak di sebuah dusun di desa rambitan, kecamatan Pujut, kabupaten Lombok tengah. Lokasi desa Ende tidak jauh dari bandara internasional lombok praya. Desa ini dihuni oleh 30 kepala keluarga dengan total 135 penduduk yang merupakan suku sasak. Sebagian besar warga di sana bermata pencaharian sebagai petani, peternak dan penenun. Salah satu seni budaya yang ditampilkan di desa Ende adalah pertunjukan alat musik genggong dan perisaian. Kehidupan di desa ende masih sangat tradisional contohnya sejak kecil anak-anak yang tinggal di desa ende sudah di ajarkan perisaian yang merupakan salah satu budaya dari suku sasak.

Adapun keunikan dari susuk sasak di Desa Ende ini adalah rumah adat yang bernama bale tani. Bale berarti rumah tani berarti petani dalam bahasa suku sasak. Atap rumah adat tersebut dibuat lebih rendah dari tinggi pintu agar tamu yang hendak masuk ke rumah menundukkan kepalanya. Hal ini merupakan simbol untuk menghormati tuan rumahnya. Lalu hal unik lain yang terdapat di rumah adat ini adalah tidak mempunyai jendela. Tujuannya adalah untuk menjaga privasi tuan rumah agar mereka tidak di intip oleh orang iseng. Lantai rumah adat ini dilapisi dengan kotoran sapi tujuannya adalah untuk memperkuat lantai dan menangkal debu serta kegiatan ini juga dianggap suci oleh suku sasak. Dan juga terdapat keunikan lainnya yaitu anggota keluarga lelaki tidur di teras rumah sedangkan para perempuan tidur di dalam ruangan.

 SWOT

Kekuatan (S):

  • Masih tradisional sekali dan budaya yang masih sangat kental sehingga dapat menarik wisatawan yang penasaran akan budaya suku sasak.
  • Turis dapat berpartisipasi secara langsung dalam pertunjukkan budayanya seperti pertunjukkan perisaian dan mencoba alat musik genggong. (suatu bentuk interpretasi)
  • Anak-anak di desa Ende telah mengenal dan memiliki niat untuk melestarikan budaya mereka.

Kelemahan (W)

  • Kurang promosi dan pengemasan
  • Produk wisata di desa ende mirip dengan produk di desa sade.

Peluang (O)

  • Lokasi strategis karena dekat dengan bandara.
  • Pariwisata Lombok di dukung kuat oleh Pemda maupun Pemerintah pusat
  • Lokasi yang dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika

Ancaman (T)

  • Musim kemarau yang berkepanjangan dan bencana alam
  • Desa adat Sade menjadi tantangan karena jarak yang berdekatan

Observer:

  • Eilen Panjaya
  • Karen Suryanto
  • Dhiyaanda Rachmadi
  • Vonny Chin Tya
  • Rinaldo Lesmana
  • Sheren angela

 

Rumah Adat Suku Sasak

 

Perisaian, Pertunjukan Khas Lombok
Wendy P Tarigan