Jakarta, 14 September 2026 — Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Melalui fieldtrip selama empat hari di Lombok, mahasiswa BINUS mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi budaya, pariwisata, dan keindahan alam Lombok secara langsung.

Perjalanan dimulai dari kawasan Mandalika dengan mengunjungi Kampung Ende untuk mengenal kehidupan dan tradisi masyarakat Suku Sasak. Mahasiswa kemudian mengeksplorasi Pertamina Mandalika International Circuit, salah satu ikon sport tourism Lombok.

Pesona alam menjadi bagian penting dalam perjalanan ini. Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese menawarkan panorama pasir putih dan laut biru, dengan momen matahari terbenam yang menjadi salah satu pengalaman berkesan bagi para peserta.

Keseruan berlanjut melalui aktivitas island hopping di kawasan Gili Trawangan. Selain menikmati keindahan bawah laut melalui snorkeling, mahasiswa juga dapat menikmati suasana pulau sekaligus mempererat kebersamaan selama perjalanan.

Memasuki hari berikutnya, mahasiswa mengeksplorasi kawasan Senaru melalui trekking menuju Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep. Perjalanan kemudian dilengkapi dengan kunjungan ke Desa Adat Senaru dan Desa Sukarara, di mana mahasiswa dapat melihat secara langsung proses pembuatan kain tenun khas Lombok yang masih dilakukan secara tradisional.

Lebih dari sekadar perjalanan wisata, field trip Lombok menjadi pengalaman belajar di luar kelas. Mahasiswa tidak hanya menjelajahi destinasi, tetapi juga memahami bagaimana budaya, alam, masyarakat, dan pariwisata saling terhubung dalam membentuk daya tarik sebuah destinasi.

Dari Lombok, mahasiswa membawa pulang lebih dari sekadar foto dan cerita; tetapi juga wawasan, pengalaman, dan momen kebersamaan yang memperkaya perjalanan mereka sebagai mahasiswa BINUS.